Inspirasi dari Supir Bis Bima

 

edan-supir-bus-malam-preman-ini-tipu-banyak-orang-20150612145415

M.Saleh Yusuf, supir bisa dari Bima yang mendirikan Madrasah Ibtidaiyah Darul Ulum di Dusun Tololai. Sumber foto: merdeka.com

Halo Rinjani – “Tamu kita satu ini adalah seorang supir bis malam yang mendirikan sekolah agama di daerahnya,” ujar Andy F. Noya. Beberapa saat kemudian, seorang laki-laki kemudian muncul dengan perawakan tinggi besar dan berambut gondrong. Sontak, Bung Andy langsung terheran-heran dan bertanya “anda siapa?’ Tawapun pecah. “Yang saya undang ini seorang yang mendirikan sekolah agama.” Ungkap pembawa acara Kick Andy itu. “Ya itulah saya.”

Cuplikan wawancara M. Saleh Yusuf atau yang dikenal Alan dengan Andy F. Noya dalam episode Kick Andy – “Tampang Preman Hati Malaikat”memberikan inspirasi bagi siapapun yang melihatnya. Keprihatinan Alan karena anak-anak desa yang tidak lanjut sekolah dan pengetahuan yang kurang, Alan menyisihkan penghasilannya yang tidak seberapa untuk mendirikan Madarasah Ibtidiyah Swasta (MIS)Darul Ulum pada tahun 2008.Walaupun hanya menjadi supir bis malam, tekad Alan untuk membangun sekolah di kampung halamannya Dusun Tololai Desa Mawu, Kabupaten Bima.

Sepanjang perjalanan dari Bima-Jakarta sebagai supir bis, Alan melihat ketimpangan yang terjadi. Hal ini yang mendorong Alan untuk membuka sekolah, bahkan dengan biaya pendidikan gratis. Walaupun sempat kesulitan diawal-awal tahun, ia bisa meyakinkan masyarakat mengenai pentingnya pendidikan. Selain itu ia menerapkan metode baru dalam program pendidikan yakni melibatkan anak-anak dengan bercocok tanam. Alhasil setiap tahun ajaran baru, siswa yang mendaftar di MIS Darul Ulum.

“Pertama murid di sekolah saya 9 orang, ketika mereka punya keahlian yang berbeda dari sekolah-sekolah lain orang tua memindahkan anaknya ke sekolah saya,” ungkap lelaki gondrong itu. Mengenai guru yang mengajar di sekolah MIS Darul Ulum, ia bercerita ada 15 tenaga pengajar yang secara sukarela mengabdi di sekolah itu “Di Bima pertahun memproduksi sarjana S1 4.500 orang paling sedikit, yang dibutuhkan pemerintah paling 400 orang. Saya panggil mereka agar mau mengajar di tempat saya,”Tambahnya.

Konsep pembangunan sekolah yang mandiri dan menyatu dengan alam menjadi salah satu program unggulan MIS Darul Ulum, Desa Mawu, Kabupaten Bima. Ia meyakinkan ke para wali murid dan warga sekitar bahwa sekolah yang didirikannya mampu menjadi salah satu sekolah alternatif di Kabupaten Bima. “Kalau orangtua mereka tidak mampu menyekolahkan mereka, kami berusaha juga untuk membantu biaya sekolah meraka selanjutnya,” tutur peraih penghargaan Kick Andy Heroes 2015 ini. (halorinjani/bay)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s